Tuesday, April 11, 2017

Hidup Sehat dan Murah??? Mauuuu...

Assalamualaikum semua

INTRO

Maaf kan ya, kali ini topik bahasan bukan tentang travelling, saya tidak akan bahas tentang travelling, tapi saya pikir, apa salahnya berbagi something positive. Kali ini saya mau bercerita tentang, tidak mau takabur dengan bilang ini berhasil, tapi menurut saya, apa yang sudah saya lakukan ini bisa dibilang lumayan dan paling penting "konsisten" sampai sekarang ini.
Ok, biar tidak terlalu panjang membacanya, saya mau jelaskan tentang konsistensi saya untuk hidup lebih sehat dari sebelumnya. Jujur, dengan tinggi badan yang cukup minimalis-143 cm aja, berat badan saya sebelum mulai program ini adalah 58 kg, oohh..yaaa.. Sangat berat (menurut saya) yang kalau mengikuti standard berat badan ideal (tinggi badan - 110, untuk wanita dan 100, untuk pria) harusnya berat badan saya adalah 33 kg. Menurut saya itu juga tidak mungkin, mengingat sekali lagi tinggi badan yang sangat minimalis.. Hehehe.. Harapan saya sih paling tidak 45 kg, mungkin bisa dibilang ideal.
Awal saya menemukan program ini, karena saya merasa, mudah sekali kelelahan dalam setiap aktivitas saya, saya tidak menyadari pulang dari Perancis begitu menikmati kuliner Indonesia yang kaya akan bumbu. Ketika menimbang, terkejutlah saya, alamak..!!!  58 kg? Apa kata dunia? Saya pun tidak pernah mengkaitkan peranan berat badan dengan stamina, tentunya untuk setiap orang berbeda, tapi setelah saya banyak membaca literatur ada beberapa argumen bahwa berat badan memang mempengaruhi stamina. Dengan berlebihnya berat badan, maka akan semakin mudah pula kita merasa letih. Baru di sana saya sadar, bahwa I need take an action right on.. Fine, I will do diet now.. That's what I thought at first I realized. Tapi diet apa yang cocok dengan saya yang notabene punya maag akut dan dua kali merasakan selang infus rumah sakit karena diet. Kekhawatiran itulah yang terus menstimulan otak ini untuk menemukan formula yang tepat.

Ini ketika saya 58 kg.. Hhhiiikksss.. Imagine, with only 143cm.. Pppsssttt.. Abaikan angkotnya

APA  SIH OCD? 

Lalu, dari sekian explore youtube, tertariklah saya dengan apa yang disebut "diet ocd (Obsessive Corbuzier Diet)". Diet ocd sendiri sepengertian saya dari banyak literatur yang saya baca adalah, membatasi jam makan dengan sistem "jendela makan". Dimulai dari jendela 8 jam (for beginner), 6 jam, 4 jam dan terakhir puasa one day full. Untuk mengenai apa itu diet ocd dan bagaimana pengaplikasiannya sehari-hari, bisa langsung didapatkan di link ini http://sharedietsehat.blogspot.fr/2013/08/pengertian-dan-inti-diet-ocd-deddy.html

THE REASONS WHY OCD AND HOW TO DO IT?

Kenapa saya pilih diet ini, saya pikir sama saja seperti kita puasa wajib Ramadhan atau puasa-puasa sunah lainnya, I can manage easily.. Hahahaha.. Gaya eeuuuyyy.. Yang saya lakukan adalah, berhubung memang sejak kerja tidak terbiasa sarapan, karena sistem pencernaan saya sangatlah cepat, begitu diisi, pasti langsung mencari toilet, hadeuh.. Kalau orang Sunda bilang mah, "ieu bujur meuni don't eat school chair euy". Jadi untuk menghindari hal tersebut saya selalu skip sarapan, yang end up jadi habit sampai sekarang, memang tidak patut dicontoh, at least, susu bisa jadi pengganjal sarapan.
Jadi pagi kalau based on resep diet ocd, 4 jam setelah bangun tidur, boleh sarapan, entah itu roti (kalau bisa roti gandum) dengan teh atau susu low fat tanpa gula. Setelah itu siang, misal makan jam 12, 8 jam dari jam 12 artinya sampai jam 8 malam, diperbolehkan makan apapun, dengan catatan tidak boleh rakus, untuk saya, saya makan dengan menu dan porsi yang sama seperti sebelum diet. Inti dari diet adalah mengecilkan kantung makanan terlebih dahulu, lama kelamaan pun saya tidak bisa makan dengan porsi "bar bar". Dan di malam hari, saya hanya konsumsi teh tanpa gula, karena sesungguhnya saya sudah terlalu manis jadi kurang terlalu suka to the sweetest food.. Halah lagu lama ya.. Hahahaha.
Saya sangat disiplin selama diet ocd ini, sesuai resepnya, saya pun menjalankan selama 1 bulan, note, saya tidak melakukan exercises atau olahraga apapun sesuai yanh disarankan, saya pikir, dengan jalan kaki ke pasar (di Ubud masih nyaman untuk berjalan kaki), memasak, membersihkan rumah, intinya mengerjakan pekerjaan "inem" yang gajinya cuma "berkah" Allah itu sudah termasuk exercises, teuteup cari excuse bin modus ya hahahaha..
Hasilnya, YES, I lost 4 kgs in one month. Untuk sebagian orang yang melakukan diet yang sama (ocd) hasil saya merupakan hasil yang paling kecil mungkin, jujur, saya pribadi, tidak mau drastis, mengingat apa kata dokter kita diopname, manusia hanya boleh turun 500 gram/ minggu, artinya 2 kg saja/ bulan.. IMAGINE, that's healthy diet based on my doctor at that time.. Jadi, I take slowly on my 
diet.
Saya (Baju putih) setelah satu bulan diet ocd dan turun 4 kg

NEXT PLAN

Setelah satu bulan, saya berfikir, OK, saya sudah turun 4 kg, tentu tidak mau naik lagi, I don't want "yoyo phenomenon" happened again to me. Saya berfikir, apa yang harus saya lakukan, karena, kalau untuk terus diet ocd ini, saya bosan, kenapa? Saya berfikir, kenapa makan harus dibatasi seperti jaman perang ada jam militernya.. Hehehe..
Kembali saya banyak membaca literature dan jatuh hatilah saya pada cerita tante "Dewi Hughes", satu kata dia yang sungguh menginspirasi dan memotivasi saya, "mulailah hidup sehat, kesehatan itu paling penting, kalau selebihnya berat badan turun, itu adalah BONUS". Saya pikir, YES, I prefer healthy life. Saya mulai mengumpulkan bahan-bahan, yang menyenangkan dari diet ini adalah, saya tidak dibatasi jam makan, bagus, karena saya typical "pengemil sejati" tapi ganti cemilannya, yang dulu selalu ambil kripik, sekarang ganti tomat. Beruntung juga saya memang penggila sayur sejak kecil, so, no problem at all. Untuk yang memang kurang suka sayur dan buah, slowly, takes your time.. Ingat, alah bisa karena biasa.. Dan kalau kalian mau kulik lebih detail, kalian bisa cek link berikut http://resephariini.com/rahasia-menu-diet-ala-dewi-hughes/
Inti dari diet sehat ini adalah, mengganti semua makanan saya bilangnya "makanan surga" dengan makanan "neraka"..hahahahha, untuk yang tidak suka sayur dan buah otomatis pasti makanan tersebut adalah makanan neraka bukan. Tidak banyak diolah, lebih ke makanan yang bentuknya masih original atau kalau mau diolah bisa dengan dijus. O iya, ringannya lagi, diet ini informasikan, don't push yourself til the button.. Pleased your self, mungkin 2x per minggu untuk yang namanya "cheating day". Tapi percaya deh, kalau kalian sudah terbiasa dengan menu "neraka" ini, menu "surga" pun akan seperti neraka.. Hahahaha.. Beberapa contoh menu sehat ala saya ada di bawah ini:

Shredded carrot / Wortel Parut dengan dada ayam fillet

Kol dengan fillet dada ayam lagi

Dan voila.. Setelah 1 bulan, berat badan saya turun 4 kg.. Beruntung saya tinggal di Perancis, tidak ada gorengan, bakso dan teman-temannya.. Jadilah penurunan sangat lebih cepat.. Percaya deh!!!.
Dan ini hasilnya teman-teman.

Per tanggal 11 April, tadi pagi menimbang malah sudah 49,8 kg

Lumayan kan? Hehehe

KESIMPULAN

Intinya dari diet adalah:
1. Tentukan dulu tujuan dari diet teman-teman yang mau ambil.
2. Niat, kalau sudah tahu tujuannya, keep on your mind and heart biar selaras, tetapkan niat.
3. Konsistensi.
4. Ingat, kondisi setiap orang itu berbeda, otomatis hasilnya pun akan berbeda.
5. Hindari obat diet apapun, se gencar apapun mereka promosikan bahwa produk mereka alami, etc. That's a bullshit, kata dokter saya dulu bilang, itu semua bohong.
6. Olahraga, dari yang paling mudah dan gratis, jalan kaki
7. Bersyukur.

Jadi selamat hidup sehat teman

Assalamualaikum

No comments:

Post a Comment